peresmian bengkel tefa

Peresmian Bengkel TEFA SMK Nusa Mandiri

Langkah besar dilakukan SMK Nusa Mandiri yang beralamat di Jalan Comal Baru Desa Ujunggede Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang adalah dengan membuka bengkel sendiri yang dimana diresmikan pada Sabtu,  28 Desember 2019. Bengkel umum sepeda motor  di area pendidikan ini melayani semua jenis servis seperti perbaikan mesin, perbaikan penerangan, perbaikan system pendingin dan lain sebagainya.

Pembukaan bengkel ini juga sebagai aplikasi dari pembelajaran TeFa. Eko Budi Prasetyo, S.T mengatakan pembelajaran TeFa adalah model pembelajaran di SMK berbasis produksi jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri. Pembelajaran ini pun dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri.

“Pelaksanaan Teaching Factory menuntut keterlibatan mutlak pihak industri sebagai pihak yang relevan menilai kualitas hasil pendidikan di SMK,” kata Eko Budi Prasetyo, S.T.

Eko Budi Prasetyo, S.T. mengatakan dalam pelaksanaannya, TeFa juga harus melibatkan pemerintah, pemerintah daerah dan stakeholders dalam pembuatan regulasi, perencanaan, implementasi maupun evaluasinya.

 

Upacara Peringatan Hari Guru, Petugasnya Guru Semua

SMK Nusa Mandiri menggelar Upacara Peringatan Hari Guru dan HUT PGRI di halaman sekolah, Senin (25/11). Yang menarik, semua petugas upacaranya adalah guru.

“Kali ini memang kami buat berbeda seperti sebelumnya dalam upacara peringatan Hari Guru dimana guru ingin memberikan contoh di hadapan ratusan siswa,” jelas Arief Pratomo, S.Pd selaku WKS Humas SMK Nusa Mandiri.

Arief Pratomo, S.Pd mengemukakan, semangat ing ngarso sung tuladha, ing madyo mangun karso, dan tut wuri handayani ingin kita tunjukkan salah satunya memberikan contoh menjadi petugas upacara bendera. Ada guru yang menjadi pengibar bendera, pemimpin upacara, dan sebagainya.

Ditambahkan, tugas guru sekarang ini tidaklah mudah. Hal ini karena para guru di era milenial sekarang ini harus mampu mendidik karakter siswa di mana perkembangan teknologi kian gencar masuk dalam kehidupan para siswa. Apalagi para siswa yang juga termasuk generasi milenial. Maka dari itu, para guru harus mampu mengantisipasi dampak negatif dari kemajuan teknologi tersebut dan mampu meningkatkan kompetensi dalam memaksimalkan teknologi dalam pembelajaran.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala SMK Nusa Mandiri, Eko Budi Prasetyo, S.T, juga menyampaikan pesan kepada para guru untuk lebih meningkatkan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.

“Kami mengucapkan selamat Hari Guru kepada guru-guru, ke depan kompetensi teknologi harus lebih ditingkatkan untuk mendukung kemajuan belajar siswa,” ungkapnya di hadapan peserta upacara saat menjadi pembina upacara.

Peringati Hari Sumpah Pemuda, SMK Nusa Mandiri Gelar Upacara Bendera

Di SMK Nusa Mandiri yang bertempat di Jalan Comal Baru Desa Ujunggede Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang,setiap hari Senin selalu melaksanakan kegiatan upacara pengibaran bendera. Akan tetapi upacara kali ini berbeda dengan upacara biasanya.

Hari ini, Senin (28/10/2019) SMK Nusa Mandiri menggelar upacara bendera sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91 di halaman sekolah.

Upacara diikuti seluruh peserta didik, kepala sekolah, dewan guru serta staf karyawan SMK Nusa Mandiri. Dalam upacara peringatan hari Sumpah Pemuda kali ini dipimpin oleh bapak Suwarno, S.Pd. Dengan menyanyikan lagu kebangasaan Indonesia Raya, serta lagu wajib Bangun Pemudi Pemuda, membuat jalannya upacara semakin khidmat.

Hari Sumpah Pemuda  ke-91 ini mengambil tema sentral “Bersatu Kita Maju”. Tema itu diambil kembali untuk melekatkan komitmen yang telah dibangun dalam ikrar sumpah pemuda pada tahun 1928. Bahwa hanya dengan kesatuan dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

Bapak Suwarno, S.Pd menegaskan bahwa “Generasi muda adalah kekuatan sekaligus kebanggaan suatu umat atau negara. Untuk mengetahui nasib masa depan sebuah umat atau sebuah bangsa adalah dengan melihat generasi muda saat ini. Bila generasi mudanya baik, maka masa depan umat dan bangsa tersebut adalah baik. Sebaliknya bila generasi mudanya rusak maka masa depan umat dan bangsa itu adalah suram. Jadilah kalian generasi yang baik agar masa depan kalian dan bangsa ini baik,”.